Lepas Enam Pasar, PAD Kabupaten Tangerang Hilang 60 Persen

23 Mar 2015

3a8c4824ce6067772a97a9ed322be868_20150318kemenag-nikahsiri-001Tangerang- Pelepasan aset enam pasar di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), dipastikan bakal berefek pada menurunnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Tangerang.Tak tanggung-tanggung, penurunan PAD dari sektor pasar dimaksud bahkan diperkirakan mencapai hingga 60 persen. Demikian dikatakan Ketua Panitia Khusus (Pansus) yang menangani pelepasan aset di wilayah Kota Tangsel, Ahmad Gozali, usai rapat paripurna dalam rangka Persetujuan DPRD Terhadap Penghapusan Barang Milik Pemerintah Kabupaten Tangerang, Senin (23/3/2015).
“Dalam paripurna tadi sudah kami setujui pelepasan aset pasar di Kota Tangsel. Tapi ada efek pastinya, pemasukan kas PAD dari sektor pasar jadi menurun hingga 60 persen,” ujarnya.Untuk itu, Ahmad meminta agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang segera mencari solusi, guna mendongkrak kembali pemasukan PAD dari sektor dimaksud.Sedianya, enam aset pasar Kabupaten Tangerang di Kota Tangsel yang dilepas adalah;

1. Pasar Serpong
Pasar ini berada di Kelurahan Serpong, dengan luas lahan 8.730 M2 dan luas bangunan 5.742 M2 dengan nilai sebesar Rp1.682.760.000.

2. Pasar Ciputat
Berada di Kelurahan Ciputat, dengan luas tanah 5.670 M2 dan luas bangunan 3.342 M2 dengan nilai Rp8.969.549.950.

3. Pasar Ciputat Permai
Berada di Kelurahan Ciputat, dengan Luas Tanah 1.000 M2 dengan nilai sebesar Rp1.583.089.473.

4. Pasar Jombang
Berada di Kelurahan Jombang, dengan luas tanah 6.095 M2 dan luas bangunan 1.469,88 M2 dengan nilai Rp616.814.007.

5. Pasar Bintaro Jaya
Berada di Kelurahan Rengas, dengan luas tanah 830 m2 dan luas bangunan 3.192 m2, dengan nilai sebesar Rp840.620.000.

6. Pasar Genteng Hijau
Berada di Kelurahan Paku Alam, dengan luas tanah 3.396 M2 dengan nilai sebesar


TAGS


-

Author

Follow Me